Ketika mengenal sesuatu yang baru segala sesuatunya akan dijalani dengan sesederhana mungkin dan seminimal mungkin. Begitu juga dengan ngeblog. Di awal-awal mengenal blog saya sama sekali tidak berpikiran untuk mengelola 2 atau 3 blog sebab saya menganggap satu blog sudah cukup. Akan tetapi, seiring dengan waktu dan setelah mengeksplorasi dunia blog lebih jauh, saya merasa bahwa satu blog tidak lagi cukup untukku. Lalu apa yang menyebabkan pikiran saya berubah? Berikut beberapa faktor mengapa satu blog rasanya tidak cukup lagi buat saya.
1. Keinginan untuk berfokus pada niche (bidang) tertentu
Mengawali ngeblog dengan blog pribadi yang isinya beragam, saya menganggap ngeblog dengan gaya seperti ini (topik bebas) memiliki kelebihan karena ide tulisan yang tak henti-hentinya mengalir. Habis menulis tentang topik internet, pindah ke kesehatan, lalu ke sains, terus ke masalah sosial dan seterusnya. Namun lambat-laun saya merasa bahwa menyatukan topik yang sama dalam sebuah blog akan lebih bermakna. Karena itu lahirlah blog kedua Bahasa Inggris Online.
2. Menginginkan agar ngeblog dapat menunjang pekerjaan
Alasan ini cukup kuat untuk mendorong saya menambah satu blog lagi yang memiliki visi dan misi yang pasti, untuk menunjang pekerjaan saya di dunia luring (offline). Dengan blog ini pekerjaan saya yang bergerak di bidang jasa memiliki keterjangkauan yang lebih luas dan dapat dijangkau dengan mudah oleh para calon pelanggan. Akhirnya lahir satu lagi blog baru Penerjemah Online.
3. Keinginan untuk monetisasi blog
Kisah sukses demi kisah sukses dari beberapa blogger dalam mendulang pendapatan dari ngeblog telah menggelitik saya untuk mencoba melakukan hal yang sama. Jika mereka bisa, insya Allah saya juga bisa. Keinginan ini memaksa untuk membuat satu blog lagi yang berorientasi monetisasi blog. Sifat dari konten blog ini tidak memungkinkan untuk dipadukan dengan blog-blog lain yang lebih dulu, misalnya karena bahasa yang digunakan, sehingga bertambah lagi satu blog Infotechnos.
4. Ingin punya “Brand” di dunia online
Blog yang berorientasi untuk alasan ini belum saya buat tetapi konsepnya sudah ada. Blog yang ingin populer dan punya “brand” online tentu harus fokus ke niche sehingga harus terpisah dari blog lainnya.
Kesimpulan
Mungkin bagi sebagian narablog satu blog sudah cukup, tetapi memiliki 2, 3, atau lebih blog sangat tergantung pada apa yang ingin dicapai, kapabilitas, dan ketersediaan waktu untuk menulis. Dan terakhir faktor yang menentukan Anda berhasil atau tidak bukanlah dari banyaknya blog tetapi upaya, strategi, dan kreatifitas yang dimiliki. Jadi semua tergantung pada pribadi masing-masing. Lalu saat ini apakah satu blog masih cukup buat Anda?


Gus Ikhwan Reply:
August 1st, 2010 at 4:19 pm
kalau rasa satu blog udah cukup mas, mau ngurus dua blog saja masih terbengkalai dengan adanya microblogging
[Reply]